Bagi sebagian besar orang, mereka menemukan ramalan itu begitu tepat, tapi bagian yang lainnya begitu salah. Ada kisah menarik tentang ramalan tersebut. Seorang gadis pergi ke seorang peramal yang konon sangat terkenal di kotanya.
Peramal itu menatapnya dan langsung berkata, "Anda akan menikah dengan Steve Gray." Padahal gadis itu masih sangat muda, dia masih berumur 17 tahun. Dan dia belum pernah mengenal siapa pun dengan nama itu. Tentu saja ia menganggap ramalan tersebut sebagai hal yang konyol.
Setelah beberapa hari sejak ramalan tersebut, dia bertemu seorang pria muda yang tampan di sebuah restoran. Pria itu sangat menarik di matanya. Lalu pria itu mendekat dan meminta dia untuk berkenalan. Gadis itu bertanya, "Siapa namamu?"
Pria itu pun menjawab, "Nama saya Steve." Oh! "Terus nama keluargamu apa?" "Gray." Waduh, yang benar saja!
Lalu mereka menikah, dan mereka bersama sampai akhir hayat menjelang. Sungguh aneh bukan, benar-benar tidak bisa diperkirakan. Yang jelas ada sesuatu yang bekerja disini, ramalan itu memang kadang-kadang terjadi.
Tapi janganlah pula kita mempercayai ramalan. Ada seorang aktor yang sangat sohor di kalangan muda-mudi. Dia iseng-iseng pergi ke seorang peramal yang sudah terkenal. Peramal tersebut memberitahukannya bahwa dia akan menikahi dengan seorang gadis cantik bernama Paris Vale. Tentu saja ia tidak pernah kenal dengan nama tersebut, namun ramalan tersebut benar, ia bertemu dengan gadis bernama itu, lalu mereka menikah.
Awalnya dia sangat tidak percaya akan ramalan peramal tersebut. Namun setelah ramalan itu benar, dia sangat mempercayai peramal itu. Dan dia secara rutin mengunjunginya. Lalu suatu malam, peramal memberitahunya, "Dari penglihatan saya, kamu akan hidup sampai usia tua"
Dia sangat senang akan ramalan tersebut, dan dia berpikir peramal itu pasti benar. Nanun, di usia 50 tahun, aktor tersebut terserang penyakit yang ringan. Tetapi karena dia pernah diberitahu kalau dia akan hidup sampai tua, dia tidak pernah pergi ke dokter manapun. Sampai akhirnya penyakit itu semakin berkembang, dan akhirnya dia tidak bisa di tolong lagi. Dia mempercayai ramalan. Ramalan dan keyakinanlah yang membunuhnya.
"Janganlah percaya akan ramalan-masa depan, karena masa depan itu tidak ada yang pernah tahu. Masa depan itu tidak pasti. Hiduplah dalam masa kini"