Jumat, 15 Juli 2011

Hampir Bunuh Diri

Di kota terpencil, seorang drummer tertabrak motor. Dia langsung di bawa ke rumah sakit terdekat. Tapi apa daya, lengan kanan dia harus diamputasi, lengan yang dia pakai untuk menabuh drum. Akibatnya ia tidak bisa melakukan hal yang paling di cintai di dunia. 

Setelah keluar dari rumah sakit, tanpa pikir panjang, dia pergi ke gedung tinggi, berdiri di pinggir puncak gedung itu. Tetapi ketika dia mau melompat, dia melihat ada orang berjalan di bawah gedung, pria tanpa lengan kiri dan lengan kanan, yang sedang menari di teras depan gedung itu. Dia ternganga melihat pemandangan yang tak disangka-disangka itu. Dia berpikir,"Ya Tuhan! Aku baru kehilangan satu lengan saja sudah menyerah. Sedangkan ada orang tanpa lengan sama sekali, dan ia menari dengan penuh sukacita! Apa-apaan sih yang kulakukan, sampai mau bunuh diri segala?"

Dia memutuskan untuk tetap hidup, dia membatalkan niatnya. Lalu dia lari turun hingga ke teras, dia ingin tahu rahasia, bagaimana bisa menari-nari sebegitu bahagianya. Dia berhasil menyusul pria itu, dan berkata,"Pak, saya baru kehilangan lengan kanan dan hampir saja bunuh diri. Anda selamatkan saya ketika saya melihat anda, tak punya lengan, menari gembira di jalan. Kenapa anda bisa begitu? Beritahu saya!"

Pria tanpa lengan kanan dan lengan kiri itu berkata, "Pak, saya tidak menari gembira! Saya cuma ingin menggaruk punggung saya!"